Beranda > Uncategorized > Tunggu Pertamina Siap, Pembatasan Premium Belum Pasti Oktober

Tunggu Pertamina Siap, Pembatasan Premium Belum Pasti Oktober

Jakarta, 27 September 2010  – Pemerintah belum memberikan keputusan apakah kebijakan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi bisa dilakukan pada Oktober 2010. Karena, menunggu kesiapan teknis Pertamina.
Pembatasan BBM akan tetap dijalankan. Jika tidak, akan terjadi pembengkakan penggunaan BBM bersubsidi.untuk pembatasan BBM tersebut, pihaknya memperketat instansi yang benar-benar patut mendapatkan BBM bersubsidi. Tentu saja dan ke depan itu, yang tidak pas, tidak menggunakan. Yang pas itu angkutan publik, nelayan, roda dua.
Untuk itu,dibutuhkan persiapan dari Pertamina mengenai tangki-tangki tambahan untuk Pertamax. Hal inilah yang belum selesai disiapkan Pertamina.

Namun PT Pertamina (Persero) mengaku siap untuk menjalankan kebijakan pemerintah untuk menerapkan pembatasan BBM bersubsidi di SPBU-SPBU miliknya. Saat ini Pertamina tinggal menunggu keputusan dari pemerintah.

Dalam kebijakan pembatasan BBM bersubsidi, Pertamina hanya berlaku sebagai operator yang melaksanakan tugas dari pemerintah. Bahkan saat ini Pertamina fokus untuk memperbanyak distribusi BBM non subsidi.Baru 30 Persen SPBU Jual Pertamax
Sampai saat ini, ternyata baru 30% SPBU Pertamina yang menjual BBM non subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Plus.
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) akan memperbanyak jumlah SPBU yang menjual BBM non subsidi untuk mendukung program pembatasan konsumsi BBM subsidi.
Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: